SUSUPONEWS.COM – Bone Raya – Menyambut Tahun Ajaran 2026/2027, Polsek Bone Raya Kabupaten Bone Bolango berperan aktif dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) , Pada Kamis, 9 Juli 2026,
Kanit Binmas Polsek Bone Raya, Bripka Nahrowi Abd. Ngurawan, S.IP., bersama Bhabinkamtibmas Polsek Bone Raya, Bripka Septian Lamadilaw, turun langsung memberikan penyuluhan penting kepada para siswa baru SMK Negeri 1 Bone Raya. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk membentengi generasi muda dari ancaman bahaya sekaligus menanamkan nilai-nilai persatuan bangsa.
Penyuluhan ini bertujuan utama membekali pengetahuan dan pemahaman yang kuat bagi siswa agar terhindar dari jeratan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA), serta menumbuhkan rasa cinta tanah air dan jiwa nasionalisme yang tinggi.
Dalam pemaparan materinya, Bripka Nahrowi Abd. Ngurawan menjelaskan secara rinci mengenai berbagai jenis NAPZA yang beredar, dampak buruk yang ditimbulkan terhadap kesehatan fisik, mental, hingga masa depan pelakunya, serta ancaman sanksi hukum yang tegas bagi pengguna maupun pengedarnya. Ia juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam bergaul, memilih lingkungan pertemanan yang positif, dan berani menolak segala bentuk tawaran yang mencurigakan.
”Generasi muda adalah harapan bangsa. Kami hadir di sini bukan hanya untuk memberi peringatan, tetapi membekali pengetahuan yang cukup agar siswa mampu mengenali bahaya, menolak dengan tegas, dan menjauhi segala hal yang dapat merusak masa depan mereka. Pendidikan pencegahan sejak dini jauh lebih efektif daripada penindakan belakangan,” ujar Bripka Nahrowi saat memberikan materi.
Sementara itu, Bripka Septian Lamadilaw menyampaikan materi tentang Wawasan Kebangsaan yang mendalam. Materi mencakup sejarah panjang perjuangan bangsa, makna dan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara, serta pentingnya menjaga persatuan, kerukunan, dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman. Ia mengajak seluruh siswa untuk bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia, menjunjung tinggi nama baik sekolah dan daerah, serta berperan aktif dan konstruktif dalam memajukan pembangunan bangsa di masa mendatang.
Kegiatan ini berjalan dengan suasana yang hidup dan penuh antusiasme. Para siswa baru terlihat sangat memperhatikan penjelasan yang disampaikan, serta aktif bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan materi yang diberikan. Sebagai hasilnya, seluruh peserta menyatakan pemahaman yang baik terhadap bahaya NAPZA dan bertekad bulat untuk berkomitmen bersama menolak segala bentuk penyalahgunaan zat berbahaya di lingkungan sekolah maupun di masyarakat
( Zul )
.


















