SUSUPONEWS.COM – Gorontalo–Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN meluncurkan Gerakan Ayah Mengambil Rapor atau GEMAR, sebuah inisiatif nasional yang mendorong peran aktif ayah dalam pendidikan anak. Gerakan ini hadir untuk mengubah pandangan bahwa pengasuhan dan pendampingan sekolah bukanlah tugas ibu semata, melainkan tanggung jawab bersama kedua orang tua.
Peluncuran gerakan ini makin relevan bertepatan dengan peringatan Hari Ayah Sedunia yang diperingati setiap tanggal 21 Juni. Momen ini menjadi pengingat luasnya peran ayah yang tak sekadar pencari nafkah, tetapi juga pendidik utama dan pendamping setia anak di setiap tahap pertumbuhannya.
Aprilianto Hida, Salah satu Pemyuluh keluarga berencana di kecamatan telaga. biru mendukung menyambut baik langkah BKKBN tersebut. Menurutnya, kehadiran ayah saat pengambilan rapor memberi dampak positif besar bagi semangat dan rasa percaya diri anak.
“Gerakan GEMAR sangat tepat sasaran. Saat ayah hadir mengambil rapor, anak merasa dihargai dan didukung sepenuhnya. Ini juga cara terbaik membangun komunikasi antara orang tua dan pihak sekolah, sekaligus menghapus anggapan bahwa urusan pendidikan anak hanya urusan ibu,” ujar Aprilianto.
Ia menambahkan, peran ganda ayah dan ibu sangat berpengaruh pada karakter anak. Di Hari Ayah Sedunia ini, ajakan tersebut menjadi pesan kuat bahwa kasih sayang dan keterlibatan ayah adalah modal utama kesuksesan anak di masa depan.
BKKBN berharap gerakan ini tumbuh menjadi budaya baru di seluruh lapisan masyarakat, sehingga setiap kali pembagian rapor, kehadiran ayah menjadi hal yang lumrah dan dinanti, bukan lagi pengecualian.


















