banner 728x250

Kemarau Mencekik, Polsek Popayato Bergerak: 7.000 Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga

banner 120x600
banner 468x60

SUSUPONEWS.COM, POHUWATO — Di tengah kemarau panjang yang membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih, jajaran Polsek Popayato memilih turun langsung ke lapangan.

Selama tiga hari berturut-turut, 22–24 September 2026, personel Polsek Popayato mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di wilayah Popayato dan sekitarnya.

Bukan sekadar patroli, kendaraan dinas Polsek Popayato kali ini digunakan untuk membawa kebutuhan dasar masyarakat: air bersih.

Pada Selasa, 22 September 2026, sekitar pukul 14.30 Wita, bantuan disalurkan kepada warga Desa Milangodaa, Kecamatan Popayato Timur. Sebanyak 12 kepala keluarga menerima bantuan dengan total 3.600 liter air bersih. Penyaluran berlangsung hingga pukul 17.30 Wita dan berjalan aman serta kondusif.

Aksi kemanusiaan tersebut berlanjut pada Rabu, 23 September 2026. Sekitar pukul 15.30 Wita, personel kembali mendatangi Desa Milangodaa untuk menyalurkan 1.200 liter air bersih kepada 4 kepala keluarga.

Tak berhenti di sana, pada Kamis, 24 September 2026, sekitar pukul 16.00 Wita, Kapolsek Popayato IPDA Muhammad Kafin Adlan, S.Tr.K., bersama personel kembali turun langsung ke tengah masyarakat.

Kali ini, sasaran bantuan berada di Dusun Jati, Desa Torosiaje Jaya, Kecamatan Popayato. Sebanyak 10 kepala keluarga menerima bantuan dengan total 2.200 liter air bersih, yang didistribusikan menggunakan kendaraan patroli Polsek Popayato.

Jika ditotal, selama tiga hari tersebut 7.000 liter air bersih telah disalurkan kepada 26 kepala keluarga yang terdampak kekeringan.

Kapolsek Popayato IPDA Muhammad Kafin Adlan, S.Tr.K., menegaskan bahwa penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian dan pelayanan Polri kepada masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan akibat musim kemarau.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang sedang mengalami kekurangan air bersih akibat musim kemarau. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan masyarakat,” ujar IPDA Muhammad Kafin Adlan, S.Tr.K.

Selain membawa bantuan air, personel Polsek Popayato juga menyampaikan pesan penting kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Warga diimbau tidak membakar sampah maupun lahan perkebunan secara sembarangan. Kondisi cuaca yang kering dapat membuat api lebih cepat merambat dan meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

Tiga hari bergerak, 7.000 liter air bersih mengalir kepada warga yang membutuhkan. Di tengah kemarau yang belum sepenuhnya berakhir, kehadiran personel Polsek Popayato menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat menghadapi keterbatasan air bersih.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *