SUSUPONEWS,COM — BOGOR – Sebagai langkah nyata meningkatkan kesiapsiagaan serta kecepatan respons kepolisian dalam menghadapi berbagai situasi, khususnya penanganan bencana alam, Subdirektorat Pelatihan Satwa (Subditlatsatwa) Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri secara resmi mengakhiri rangkaian Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes) Tahun Anggaran 2026. Pendidikan ini secara khusus dirancang untuk melahirkan Bintara Pawang Satwa Anjing (K-9) dengan keahlian khusus melacak korban bencana, serta Bintara Aswasada atau Pasukan Berkuda yang tangguh dan profesional.
Prosesi penutupan pendidikan yang dilaksanakan dengan penuh kedisiplinan dan suasana khidmat ini digelar di Lapangan Upacara Subditlatsatwa, Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Kamis pagi (04/06/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Subditlatsatwa Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol. Dadiyo, S.I.K., yang bertindak selaku Inspektur Upacara.
Turut hadir menyaksikan momen bersejarah ini sejumlah pejabat utama di lingkungan Ditpolsatwa, serta perwakilan dari Pusat Pendidikan (Pusdik) Sabhara Lemdiklat Polri. Tampak gagah barisan peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikannya, terbentuk dalam formasi lengkap yang memadukan satu peleton pasukan berkuda lengkap dengan kuda andalan mereka, serta satu peleton pasukan pawang anjing K-9 yang siap melaksanakan tugas.
Berdasarkan laporan hasil pendidikan yang dibacakan, tercatat sebanyak 72 personel bintara Polri dinyatakan lulus dengan predikat memuaskan. Angka tersebut terbagi rata menjadi 36 personel lulusan spesialisasi Pawang Satwa K-9 Pelacak Korban Bencana, dan 36 personel lainnya merupakan lulusan terbaik spesialisasi Bintara Aswasada atau Pasukan Berkuda.
Dalam amanatnya, Kombes Pol. Dadiyo menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik atas kerja keras mereka, serta penghargaan kepada para instruktur yang telah membimbing dengan penuh dedikasi. Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan pendidikan yang berat, menuntut fisik dan ketangkasan tinggi ini telah berjalan dengan sangat aman, lancar, dan tepat sasaran sesuai kurikulum yang telah direncanakan.
“Pendidikan intensif ini disiapkan secara khusus untuk mempertajam kesiapsiagaan dan profesionalisme personel di lapangan. Kemampuan yang kalian miliki hari ini menjadi bekal paling berharga dalam mendukung operasi kemanusiaan ke depan, mulai dari upaya mitigasi bencana alam, pencarian dan pertolongan korban, hingga tugas pengamanan wilayah,” tegas Kombes Pol. Dadiyo dalam arahannya.
Setelah prosesi resmi upacara penutupan selesai, suasana semakin meriah dan penuh kebanggaan. Acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama untuk mempererat ikatan jiwa korsa antar anggota kesatuan. Sebagai penutup yang memukau, para tamu undangan disuguhi dengan demonstrasi ketangkasan operasional yang ditampilkan langsung oleh para lulusan. Atraksi tersebut mempertontonkan sinergi luar biasa, kepatuhan yang tinggi, serta insting tajam dari anjing K-9 maupun kuda operasional di bawah kendali personel kepolisian yang terlatih.(Arif)


















