SUSUPONEWS.COM – Jakarta – Pemerintah Provinsi Gorontalo memperoleh dua hasil positif sekaligus dari pertemuan dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait , Rabu (1/7/2026) . Selain penambahan alokasi bantuan perumahan, penerima manfaat juga akan mendapatkan kepastian hukum atas tanahnya.
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyampaikan bahwa dalam audiensi tersebut, pihaknya berhasil menambah kuota Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 2.000 unit. Dengan demikian, total alokasi untuk Gorontalo menjadi 6.066 unit.
Tidak hanya itu, Menteri Maruarar juga merespons positif usulan Pemprov Gorontalo untuk menggabungkan program pembangunan rumah layak huni dengan penerbitan sertifikat tanah. Artinya, setiap penerima BSPS di wilayah tersebut akan langsung menerima sertifikat kepemilikan tanah bersamaan dengan bantuan rumahnya.
“Alhamdulillah, alokasi BSPS untuk Gorontalo ditambah 2.000 unit sehingga total menjadi 6.066 unit. Pak Menteri juga menyetujui usulan kami: mulai sekarang penerima BSPS tidak hanya mendapat rumah layak huni, tapi juga langsung terima sertifikat tanah. Kedua program ini dijalankan sebagai satu kesatuan,” ujar Gusnar di Jakarta.
Ia menilai kebijakan ini sangat penting untuk memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. Dengan adanya sertifikat, warga tidak hanya memiliki tempat tinggal yang layak, tetapi juga memiliki aset yang jelas statusnya dan dapat diwariskan kepada keturunan.
“Kami akan terus mengawal pelaksanaannya agar sesuai peruntukan dan berjalan efektif. Rumahnya layak, surat kepemilikannya pun pasti,” tegasnya.


















