banner 728x250
Berita  

Piloting Digitalisasi Perlindungan Sosial Kota Balikpapan Tahun 2026 Menggunakan Digital Publik Infrastructure (DPI)

banner 120x600
banner 468x60

SUSUPONEWS.COM  – Pemerintah Kota Balikpapan resmi melaksanakan kegiatan Kick Off dan Sosialisasi Lintas Stakeholder Piloting Digitalisasi Perlindungan Sosial Tahun 2026 menggunakan Infrastruktur Publik Digital atau DPI. Acara digelar pada Selasa, 2 Juni 2026 pukul 09.25 Wita di Gedung BSCC DOME Balikpapan, dengan kehadiran lebih dari 2.000 peserta yang terdiri dari pejabat negara, aparat penegak hukum, unsur pertahanan, perangkat daerah, hingga perwakilan masyarakat.

Sejumlah pejabat tinggi hadir memeriahkan kegiatan ini, antara lain Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Sosial RI Joko Widiarto, Walikota Balikpapan Dr. H. Rahmad Mas’ud, Kapolresta Balikpapan Kombes Pol. Jerrold H.Y. Kumontoy, Kajari Balikpapan Dr. Andri Irawan, serta pimpinan instansi hukum dan militer. Turut hadir pula wakil rakyat, kepala dinas dan badan, camat, lurah, ketua RT, serta para tamu undangan yang mewakili berbagai lapisan masyarakat.

banner 325x300

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, penyanyian lagu kebangsaan dan lagu daerah, serta doa bersama. Selanjutnya dilanjutkan dengan penyampaian sambutan dari berbagai pihak, laporan perkembangan keamanan, penyerahan cinderamata, sesi dokumentasi, pemaparan materi utama, hingga ditutup secara resmi oleh kepala daerah.

Kepala Dinas Sosial Kota Balikpapan Afriansyah dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan, pengawasan, serta persiapan matang yang dilakukan oleh panitia dan seluruh pihak terkait.

Kegiatan ini diikuti oleh 2.024 peserta yang berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Keikutsertaan yang banyak ini menjadi bukti besarnya perhatian dan komitmen bersama untuk mewujudkan sistem perlindungan sosial yang lebih baik, terstruktur, dan berbasis data yang akurat.

Berbagai kegiatan sosialisasi dan diskusi yang dilakukan dinilai memberikan manfaat besar, memperluas wawasan, serta mempererat kerja sama antarinstansi. Melalui kegiatan ini terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah dan pemangku kepentingan untuk mendukung pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Berbagai program tindak lanjut akan segera disusun dan dilaksanakan pasca kegiatan ini, serta diselaraskan dengan program kemasyarakatan lainnya agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas. Sejak tahun 2017 hingga 2020, kegiatan serupa telah melibatkan lebih dari 60.000 peserta, menjadi dasar pengalaman yang kuat untuk pelaksanaan program tahun ini.

Walikota Balikpapan Dr. H. Rahmad Mas’ud menyampaikan rasa bangga karena Balikpapan terpilih sebagai salah satu daerah percontohan dari pemerintah pusat. Ia menyebutkan bahwa kepercayaan ini merupakan tanggung jawab besar untuk membuktikan bahwa teknologi digital mampu meningkatkan kualitas pelayanan sosial secara maksimal dan efisien.

Program ini bertujuan menyempurnakan data penerima bantuan sosial agar penyaluran lebih tepat sasaran, cepat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pelaksanaannya merupakan hasil kerja sama lintas kementerian dan lembaga sesuai arahan pemerintah pusat untuk memperbaiki tata kelola data nasional.

Pendaftaran akan dilaksanakan mulai 4 Juni hingga 3 Juli 2026 dengan melibatkan 365 orang agen pendamping yang tersebar di seluruh wilayah kota. Masyarakat dapat memilih mendaftar secara mandiri atau dibantu oleh agen pendamping sesuai kemampuan dan kebutuhan masing-masing, dengan syarat membawa dokumen kependudukan yang sah.

Seluruh elemen pemerintahan dari tingkat kota hingga RT diwajibkan aktif menyebarkan informasi dan membantu kelancaran pendaftaran. Ketua RT memastikan seluruh warga terdata, lurah menyusun jadwal agar tidak terjadi penumpukan antrean, sedangkan camat memantau dan mengoordinasikan seluruh proses di wilayahnya.

Pemerintah berkomitmen memastikan tidak ada kesalahan sasaran dalam penyaluran bantuan, serta menjamin keamanan seluruh data pribadi masyarakat yang tercatat dalam sistem digital. Hal ini dilakukan agar masyarakat merasa aman dan nyaman dalam memanfaatkan layanan yang disediakan.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol. Jerrold H.Y. Kumontoy menyampaikan gambaran umum kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menjelaskan perkembangan penanganan berbagai kasus tindak pidana, langkah-langkah pencegahan yang dilakukan, serta mengajak seluruh masyarakat menjaga kerukunan dan tidak mudah terprovokasi berita yang belum pasti kebenarannya.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. Peran media massa juga diapresiasi sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang benar dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Dalam pemaparannya, Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Sosial RI Joko Widiarto menjelaskan dasar hukum dan teknis pelaksanaan program yang menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional. Sistem ini dirancang dinamis agar selalu sesuai kondisi riil masyarakat, bertujuan akhir memastikan seluruh kebijakan pemerintah tepat sasaran dan tidak ada warga yang tertinggal dalam pembangunan nasional. ( Imin )

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *