SUSUPONEWS.COM, BONE BOLANGO — Keterbatasan fisik sebuah fasilitas pendidikan tidak pernah menjadi ukuran bagi kokohnya niat untuk menimba ilmu. Prinsip inilah yang terpancar nyata dari denyut keseharian di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Patriotik, Desa Bube Baru, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Alih-alih menempati gedung sekolah berlantai keramik dengan ruang-ruang kelas modern, sebanyak 40 siswa-siswi di lembaga pendidikan ini justru menjalani hari-hari sekolah di atas selasar musholla milik yayasan. Ruang terbuka yang sederhana tersebut disekat sedemikian rupa agar dapat berfungsi sebagai tempat kegiatan belajar mengajar berlangsung.
Di bawah naungan atap yang sama dengan tempat ibadah, para siswa tetap menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam menyerap setiap ilmu yang diberikan. Suara lantang saat membaca buku, gelak tawa riang saat jam istirahat, hingga tatapan mata yang fokus mencatat materi dari guru menggambarkan semangat belajar yang tidak pernah padam.
Para tenaga pendidik di sekolah ini pun terus menunjukkan pengabdian tanpa batas di tengah keterbatasan sarana dan prasarana. Guru-guru SDIT Patriotik tetap konsisten mendampingi murid-murid mereka, membuktikan bahwa dedikasi pendidik jauh lebih bernilai daripada kemewahan fasilitas fisik ruang kelas.
Melihat realitas sosial dan dunia pendidikan tersebut, kepedulian dari berbagai elemen pemuda dan mahasiswa pun tergerak. Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah (HMJ-MD) bersama mahasiswa Manajemen Dakwah UIN Sultan Amai Gorontalo menyatakan sikap untuk tidak tinggal diam menghadapi kondisi ini.
Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, aliansi mahasiswa tersebut berencana menggelar program kolaboratif bertajuk “Edukasi Literasi” pada tanggal 21 Oktober 2026 mendatang. Kegiatan ini dirancang khusus untuk menghadirkan atmosfer belajar yang menyenangkan sekaligus membangkitkan motivasi belajar anak-anak di pelosok daerah.
Berbagai rangkaian acara menarik telah dipersiapkan secara matang oleh panitia pelaksana untuk memeriahkan kegiatan tersebut. Mulai dari sesi fun learning, pembacaan buku cerita interaktif, berbagai permainan edukatif yang seru, hingga kuis berhadiah yang interaktif siap disuguhkan bagi para siswa.
Untuk mewujudkan kebahagiaan tersebut secara maksimal, pihak penyelenggara membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat umum untuk berpartisipasi melalui gerakan donasi terbuka. Bantuan yang berhasil dihimpun nantinya akan disalurkan secara transparan dalam bentuk alat tulis, buku bacaan berkualitas, kebutuhan operasional belajar, serta bantuan sosial penunjang sekolah.
Bagi masyarakat yang tergerak hatinya untuk ikut berdonasi, kontribusi kebaikan dapat disalurkan melalui rekening Sea Bank dengan nomor 901869886480 atas nama Indra Setiawan. Batas akhir pengumpulan donasi ini ditetapkan pada tanggal 20 Oktober 2026, sehari sebelum pelaksanaan program di lapangan.
Untuk keperluan verifikasi dan transparansi penyaluran dana, para donatur dapat melakukan konfirmasi transfer melalui narahubung Silvia Dwi Cahya Latama di nomor WhatsApp 0822-4928-8773. Mari bersama-sama mengukir jejak literasi dan menyalakan harapan bagi masa depan anak bangsa di Gorontalo.

















