banner 728x250

Angin Segar di Pasar Andalas: Harga Rica Akhirnya Turun, Warga Gorontalo Bernapas Lega

banner 120x600
banner 468x60

SUSUPONEWS.COMKota Gorontalo, Sabtu (27/6/2026) – Suasana Pasar Sabtu Andalas pagi ini terasa lebih cerah dibanding pekan-pekan sebelumnya. Jika belakangan ini wajah para pembeli sering ditekuk saat menuju lapak bumbu, hari ini pemandangan itu berganti dengan senyum yang merekah lebar.

Kabar yang dinanti-nanti akhirnya tiba. Harga komoditas andalan dapur, cabai rawit atau yang akrab disebut rica oleh masyarakat setempat, kini menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan dan sangat melegakan hati warga.

banner 325x300

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, harga si pedas ini kini bertengger di kisaran Rp70.000 hingga Rp80.000 per kilogram. .  Angka ini terasa jauh lebih bersahabat setelah sebelumnya sempat melambung tinggi hingga memberatkan kantong warga.

Penurunan harga ini bagaikan angin segar di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok yang belakangan cukup menguras isi dompet. Bagi banyak keluarga, stabilnya harga cabai berarti dapur tetap bisa mengepul dengan cita rasa khas yang menggugah selera.

Salah satu warga yang ditemui di lokasi, Maryati (42), mengaku sangat bersyukur atas perubahan harga ini. Ia merasa beban belanja bulanan kini terasa lebih ringan dibanding saat harga sedang meroket tajam.

“Alhamdulillah, rasanya plong sekali. Minggu lalu beli sedikit saja sudah habis uang banyak. Sekarang harga lebih wajar, saya bisa beli cukup untuk seminggu dan keluarga tetap bisa makan masakan pedas kesukaan kami,” ujar Maryati dengan wajah gembira.

Kegembiraan ini tidak hanya dirasakan oleh para pembeli, melainkan juga oleh para pedagang yang berjualan di Pasar Sabtu Andalas. Mereka merasakan perubahan positif pada tingkat minat beli masyarakat sejak harga cabai mulai terkendali.

Salah seorang pedagang bumbu dapur menuturkan, saat harga sempat melambung tinggi, pembeli cenderung membatasi jumlah belanjaan. Namun kini, kondisi perdagangan perlahan kembali berjalan normal dan lancar seperti sedia kala.

“Dulu saat harga mahal, pembeli pikir-pikir dulu untuk beli banyak. Sekarang dengan kisaran Rp70.000–Rp80.000 per kg, animo belanja naik lagi. Ini kondisi yang sama-sama menguntungkan bagi kami dan pembeli,” ungkap pedagang tersebut.

Meski harga sudah melandai, para pelaku usaha tetap menaruh harapan besar pada kelancaran pasokan dari para petani. Stabilitas harga di tingkat pasar sangat bergantung pada distribusi yang lancar dari sentra produksi hingga ke tangan konsumen.

Mereka berharap tidak ada kendala berarti dalam proses pengiriman agar stok barang selalu tersedia cukup. Harapannya, harga cabai dapat terus terkendali dan tidak lagi mengalami lonjakan drastis yang memberatkan perekonomian warga.

Penurunan harga ini diharapkan menjadi titik balik bagi stabilitas harga kebutuhan pokok lainnya di Kota Gorontalo. Kini, warga bisa kembali menyusun menu andalan keluarga tanpa lagi dihantui rasa khawatir biaya belanja yang membengkak.

Penulis: Zulkipli Uno

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *