banner 728x250

Dua Mahasiswa Terbaik IAIN Sultan Amai Gorontalo Siap Ukir Prestasi di KKN Nusantara 2026 Banten

“Untuk menjadi terang tidak harus menjadi lampu. Menjadi lilin pun sudah cukup untuk menerangi sekitar.”

banner 120x600
banner 468x60

SUSUPONEWS–GORONTALO – Menjadi wakil kampus di ajang nasional bukanlah perkara mudah. Butuh ketekunan, prestasi gemilang, dan jiwa kepemimpinan yang tangguh untuk bisa terpilih mewakili Lembaga Tinggi Pendidikan bersaing dengan ribuan mahasiswa unggul dari seluruh pelosok negeri. Kabar membanggakan datang dari IAIN Sultan Amai Gorontalo. Setelah melewati serangkaian seleksi ketat dan persaingan yang sangat kompetitif, akhirnya terpilih dua mahasiswa terbaik yang siap membawa nama kampus mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara Tahun 2026 di Provinsi Banten.

Melalui keputusan resmi yang ditetapkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Sultan Amai Gorontalo pada tanggal 29 April 2026 lalu, dua nama yang berhasil mengungguli peserta lainnya adalah Zulfachry Febriansyah Mohiddin, mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, serta Deysi Alfinasari Kunsi, mahasiswi Jurusan Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah.

banner 325x300

Pemilihan kedua sosok ini bukanlah keputusan yang diambil secara sembarangan. Bagi pihak kampus, kriteria peserta KKN Nusantara tidak hanya berhenti pada nilai akademik yang tinggi semata, tetapi lebih dari itu. Dibutuhkan pribadi yang luwes beradaptasi, pandai berkomunikasi, mampu bekerja sama, dan menjadi duta terbaik yang bisa menjaga nama baik almamater saat berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia. Dan tahun ini, Zulfachry dan Deysi dinilai memenuhi seluruh kualifikasi tersebut dengan sangat cemerlang.

Zulfachry: Sosok Multitalenta Penuh Inspirasi

Lahir di Gorontalo, 6 Februari 2005, Zulfachry tumbuh di lingkungan keluarga sederhana di Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo, yang sejak dini selalu menanamkan nilai kerja keras dan semangat belajar yang tinggi. Perjalanan pendidikannya ditempuh dengan penuh perjuangan, mulai dari SDN 5 Tolangohula, MTs Negeri 1 Kota Gorontalo, hingga berhasil menembus seleksi masuk MAN Insan Cendekia Gorontalo, salah satu sekolah favorit dengan persaingan ketat di wilayah ini.

Ada satu kisah yang membuatnya semakin menginspirasi. Saat harus menangguhkan keinginan melanjutkan pendidikan ke luar daerah karena kondisi kesehatan orang tua tercinta, ia tak larut dalam kekecewaan. Justru, keadaan itu memacu semangatnya untuk berjuang lebih keras di kampung halaman.

Kini, sebagai mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam, nama Zulfachry begitu harum. Ia tercatat sebagai penerima Beasiswa Bank Indonesia dan aktif di komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI), bahkan dipercaya memegang tampuk pimpinan sebagai Ketua GenBI Komisariat IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Bakat dan prestasinya seolah tak ada habisnya. Di bidang keagamaan, ia akrab dengan piala juara, mulai dari Juara I MTQ Cabang Syarhil Qur’an tingkat kabupaten dan provinsi, hingga menjadi finalis tingkat nasional yang berhak berangkat ke Tanah Suci. Di bidang akademik dan kompetisi ilmiah, ia pun mendominasi, meraih medali di beragam cabang ilmu—mulai biologi, psikologi, ekonomi, teknik, bahasa Inggris, hingga matematika. Tak ketinggalan, ia juga dinobatkan sebagai Juara I Duta Komunikasi dan Penyiaran Islam, Juara III Putra-Putri Islam Berprestasi Gorontalo, dan Juara II Kompetisi Dakwah Ekonomi Syariah.

Namun, di balik segala kemampuannya, ada satu prinsip hidup yang dipegang teguh: “Untuk menjadi terang tidak harus menjadi lampu. Menjadi lilin pun sudah cukup untuk menerangi sekitar.” Kini, ia pun sibuk menularkan ilmunya dengan membina generasi muda sebagai pelatih MTQ cabang Syarhil Qur’an.

Deysi: Sang Ahli Bicara dengan Gagasan Tajam

Berbeda dengan Zulfachry yang dikenal lewat prestasi lintas bidang, Deysi Alfinasari Kunsi dikenal sebagai sosok yang lantang, berani, dan cerdas dalam berargumen. Lahir di Pinolosian, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, pada 28 Agustus 2005, ia tumbuh dalam keluarga yang sangat mementingkan pendidikan dan kedisiplinan.

Jejak pendidikannya membawa sosok ini merasakan suasana pendidikan di beberapa pesantren, mulai dari Pondok Pesantren Assalam Manado hingga Pondok Pesantren Hubulo Gorontalo. Di sanalah mentalnya ditempa: belajar berani bicara, menyampaikan gagasan, dan memegang prinsip.

Sebagai mahasiswa Hukum Tata Negara, Deysi sangat aktif berkiprah di dunia organisasi, baik di Himpunan Mahasiswa Jurusan, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), maupun di lingkungan Senat Mahasiswa Fakultas Syariah. Kemampuan berpikir kritis dan berdebatnya telah teruji lewat berbagai kemenangan, antara lain Juara I Lomba Debat yang digelar Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah dan Juara I Debat tingkat Jurusan Pendidikan Bahasa Arab.

Bakat bicaranya memang telah terlihat sejak belia. Sejak tahun 2015, ia sudah mengharumkan nama daerah lewat lomba pidato, dengan torehan Juara I tingkat Kabupaten dan Juara III tingkat Provinsi Sulawesi Utara. Tak heran jika ia kini selalu menjadi langganan pemimpin acara, moderator, maupun pemateri di berbagai kegiatan kampus dan organisasi. Baginya, prestasi bukanlah garis finis, melainkan sarana untuk terus berbuat kebaikan dan membawa perubahan nyata lewat langkah-langkah kecil yang konsisten.

Siap Membawa Nama Gorontalo di Kancah Nasional

Terpilihnya dua mahasiswa berprestasi ini menjadi kebanggaan besar bagi sivitas akademika IAIN Sultan Amai Gorontalo. Nantinya, di lokasi KKN Nusantara Banten, mereka akan bertemu dan berbaur dengan para mahasiswa pilihan dari seluruh Indonesia. Di sana, mereka tidak hanya mengabdi, tetapi juga bertukar gagasan, memperluas jejaring, sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa dari Gorontalo mampu berdiri sejajar dan bersinar di tengah para mahasiswa terbaik se-nusantara dengan membawa semangat keislaman yang moderat dan berkemajuan.(Dir )

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *