SUSUPONEWS.COM, GORONTALO — Suasana hari kedua Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Amai Gorontalo berlangsung makin semarak. Ribuan mahasiswa baru dibekali ruang pengenalan iklim berorganisasi melalui sosialisasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Unit Kegiatan Khusus (UKK), serta jajaran Organisasi Kepemudaan (Ormek), Rabu (28/8).
Sejak pagi, panggung utama auditorium dan area sekitarnya menjadi ajang unjuk kebolehan serta pemaparan visi-misi dari berbagai UKM dan UKK kampus. Tidak hanya itu, mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan ragam organisasi ekstra kampus yang turut mewarnai gerakan intelektual mahasiswa, seperti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Liga Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (LMID), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), hingga Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Sesi sosialisasi ormek dan lembaga kemahasiswaan ini bertujuan untuk memberikan gambaran utuh mengenai wadah pengembangan nalar kritis, bakat, kepemimpinan, serta jaringan sosial bagi mahasiswa selama menempuh studi di UIN Sultan Amai Gorontalo.
“Kami ingin mahasiswa baru memahami bahwa dunia kampus bukan sekadar tempat menuntut ilmu di dalam ruang kuliah, melainkan kawah candradimuka untuk menggembleng kepemimpinan, integritas, dan kecakapan sosial melalui organisasi,” ujar salah satu perwakilan pimpinan lembaga kemahasiswaan di sela-sela kegiatan.
Menariknya, PBAK hari kedua ini juga menghadirkan sesi sosialisasi finansial dari PT Pegadaian. Kehadiran Pegadaian di tengah riuhnya agenda PBAK memberikan warna tersendiri melalui edukasi perencanaan keuangan, literasi investasi syariah sejak dini, hingga program-program pendukung pendidikan bagi mahasiswa.
Melalui sinergi antara edukasi keorganisasian dan pemahaman literasi keuangan ini, panitia berharap para mahasiswa baru UIN Sultan Amai Gorontalo siap menghadapi tantangan akademik sekaligus adaptif dalam mengelola potensi diri dan finansial di masa depan.


















