banner 728x250

Obat BPJS Tak Ada di Rumah Sakit? Muhammad Dzikyan Ingatkan Pasien Bisa Ajukan Klaim

banner 120x600
banner 468x60

SUSUPONEWS.COMPohuwoto – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan VI, Muhammad Dzikyan, S.Pd.I, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Unit BPJS Kesehatan Kabupaten Pohuwato, Rabu (1/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda reses masa persidangan ketiga Tahun Sidang 2025–2026, sekaligus bertujuan menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait pelayanan kesehatan.

‎Salah satu keluhan utama yang disampaikan warga adalah ketersediaan obat-obatan yang seharusnya ditanggung dalam skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) namun sering tidak tersedia di apotek rumah sakit. Akibatnya, banyak pasien terpaksa membeli obat tersebut di apotek luar dengan biaya sendiri, yang otomatis menambah beban pengeluaran keluarga.

banner 325x300

‎Muhammad Dzikyan menegaskan bahwa persoalan ini menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan hak dasar masyarakat atas pelayanan kesehatan yang layak dan optimal.

‎“Kami menerima banyak masukan dari warga terkait masalah ini. Jangan sampai peserta BPJS tetap harus mengeluarkan biaya pribadi hanya karena obat yang diresepkan tidak ada di fasilitas kesehatan. Kehadiran kami di sini adalah untuk mencari solusi sekaligus mendapatkan informasi yang jelas agar bisa disampaikan kembali kepada masyarakat,” ujarnya.

‎Menanggapi hal tersebut, Kepala Penyelenggara Informasi (KPI) BPJS Kesehatan Kabupaten Pohuwato, Husain Mulki Hilala, menjelaskan mekanisme yang berlaku bagi peserta yang mengalami kondisi serupa. Menurutnya, biaya pembelian obat di luar rumah sakit tetap dapat diklaim asalkan memenuhi syarat yang ditentukan.

‎“Jika obat yang dibutuhkan tidak tersedia di apotek rumah sakit dan pasien harus membelinya di tempat lain, biayanya bisa diajukan klaim. Caranya cukup simpel: simpan nota pembelian sebagai bukti sah, lalu serahkan ke petugas di apotek rumah sakit atau langsung ke Kantor Unit BPJS Kesehatan setempat untuk diproses,” jelas Husain.

‎Muhammad Dzikyan berharap informasi ini diketahui secara luas agar masyarakat tidak merasa dirugikan. Ia juga mendorong seluruh fasilitas kesehatan untuk meningkatkan koordinasi dengan BPJS Kesehatan guna menjamin ketersediaan obat secara berkelanjutan.

‎“Hasil kunjungan ini akan kami jadikan bahan evaluasi dan dibahas bersama instansi terkait. Kami berharap ke depannya pelayanan kesehatan semakin membaik, hak peserta terpenuhi, dan masyarakat mendapatkan akses layanan yang cepat, mudah, dan berkualitas,” pungkasnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *