SUSUPONEWS.COM – Telaga Biru – Dalam rangka menyambut Hari Keluarga Nasional ke 33 (Harganas), Balai Penyuluhan KB Kecamatan Telaga Biru menggelar pelayanan keluarga berencana secara cuma‑cuma. Kegiatan perdana diselenggarakan di lingkungan Puskesmas Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Senin 22 Juni 2026 , guna mendekatkan layanan kesehatan reproduksi langsung ke masyarakat.
Aprilianto Hida, Penyuluh KB Kecamatan Telaga Biru, menegaskan kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan di wilayah tersebut. “Momen pelayanan KB gratis ini adalah bentuk kesepakatan kita bersama untuk menekan angka kelahiran di Telaga Biru agar tetap terukur dan mendukung kesejahteraan keluarga,” ujarnya
Menurutnya, peringatan HKBN menjadi waktu yang paling tepat untuk kembali mengingatkan pentingnya pengaturan jarak kelahiran dan kesehatan ibu serta anak lewat aksi nyata, bukan sekadar seremonial semata.
Pelayanan tidak hanya berpusat di satu lokasi. Kegiatan direncanakan berkeliling ke tiga titik strategis agar seluruh warga di berbagai pelosok kecamatan dapat menjangkaunya dengan mudah.
Selain Puskesmas Telaga Biru, dua lokasi penunjang yang telah disiapkan adalah Klinik Polda Gorontalo dan Klinik Ibnu Sina Kabupaten Gorontalo. Ketiga tempat dipilih karena aksesnya baik dan fasilitasnya lengkap demi kenyamanan serta keamanan peserta.
Aprilianto menambahkan, peserta yang datang akan mendapatkan pelayanan lengkap mulai dari pemeriksaan kesehatan awal, diskusi metode kontrasepsi yang paling cocok, hingga pemasangan alat kontrasepsi didampingi tenaga medis berkompeten.
Selama hari pertama berlangsung, antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi. Banyak pasangan usia subur datang membawa pertanyaan serta keinginan mulai atau kembali mengikuti program KB demi keluarga yang lebih terencana.
Penyuluh juga tak lupa memberikan bimbingan mendalam tentang manfaat jangka panjang KB, mulai dari pemenuhan gizi anak, kualitas pendidikan, hingga pengelolaan ekonomi rumah tangga yang lebih baik.
Dukungan lintas sektor—puskesmas, kepolisian, dan lembaga kesehatan swasta—dinilai sangat memperlancar jalannya kegiatan. Sinergi ini diharapkan tetap terjaga.
Sebagai penutup, Aprilianto berharap layanan berkeliling ini benar‑benar membantu menurunkan angka kelahiran di Telaga Biru.
“Dengan kesadaran dan partisipasi aktif warga, keluarga sehat, berkualitas, dan sejahtera akan terwujud bersama,” pungkasnya


















