banner 728x250

Gubernur dan Forkopimda Tinjau Lokasi PENAS XVII: Pastikan Semua Siap 100%,

banner 120x600
banner 468x60

SUSUPONEWS.COM Gorontalo – Gubernur Gorontalo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan langsung ke lokasi utama  Pekan Nasional Petani-Nelayan (PENAS) XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo, Rabu (17/6). Kegiatan ini menjadi tahap akhir pemantauan kesiapan sebelum ajang nasional tersebut dibuka secara resmi.

Rombongan menelusuri seluruh titik penting di lokasi penyelenggaraan, mulai dari area registrasi peserta, tribun utama, panggung pembukaan, ruang pameran produk pertanian dan perikanan, hingga akses jalan serta area parkir. Dalam peninjauan ini, Gubernur juga menyoroti keterkaitan antara kelancaran acara dengan ketersediaan pasokan bahan segar, termasuk kondisi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang menjadi sumber utama hasil laut di wilayah tersebut.

banner 325x300

“PENAS ini adalah wajah Gorontalo di mata nasional. Kita tidak hanya menyiapkan tempat dan acara, tapi juga memastikan kebutuhan pendukungnya terpenuhi dengan baik. TPI yang berfungsi optimal akan menjamin ketersediaan ikan dan hasil laut segar untuk konsumsi selama acara berlangsung, sekaligus menjadi salah satu daya tarik pameran produk unggulan daerah,” tegas Gubernur.

Ia menambahkan, detail kecil sering kali menentukan kesan keseluruhan. Oleh karena itu, panitia diminta memastikan kebersihan fasilitas umum, ketersediaan air bersih, pencahayaan yang memadai, serta rambu penunjuk arah yang jelas agar peserta dari luar daerah tidak kesulitan bergerak.

Kapolres, Dandim, Kajari, dan Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo yang turut mendampingi menyatakan komitmen penuh mendukung kelancaran acara. Dari sisi keamanan, skema pengamanan berlapis telah disiapkan mulai H-3 hingga acara selesai. Pos kesehatan, posko informasi, dan petugas kebersihan juga disiagakan di berbagai titik strategis.

“Kami telah memetakan titik rawan, jalur evakuasi, serta skenario pengamanan bagi tamu kehormatan. Begitu pula dengan pengawasan di jalur distribusi hasil laut dari TPI menuju lokasi acara, agar kualitas dan keamanan pangan tetap terjaga,” ujar salah satu perwakilan Forkopimda.

Usai peninjauan, sejumlah catatan teknis segera ditindaklanjuti panitia di lapangan. Beberapa kabel instalasi panggung yang masih berantakan dirapikan, penambahan tenda untuk tempat usaha mikro dipercepat, serta jadwal operasional TPI disesuaikan agar dapat memenuhi kebutuhan selama penyelenggaraan PENAS.

Gubernur berharap ajang ini tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara luas. “Kalau lokasinya nyaman, acaranya tertib, dan pasokan hasil bumi serta lautnya terjamin, peserta akan betah. Mereka akan berbelanja, berwisata, dan membawa cerita baik tentang Gorontalo ke daerah asalnya. Dampak ekonomi bagi petani, nelayan, hingga pelaku UMKM di sekitar harus terasa nyata,” pungkasnya.

PENAS Petani-Nelayan XVII Tahun 2026 rencananya digelar di Kabupaten Gorontalo dan menjadi ajang silaturahmi serta pertukaran informasi terbesar bagi insan pertanian dan perikanan se-Indonesia.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *