Kabupaten Gorontalo – SUSUPONEWS.COM – Tiga hari menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) Tani dan Nelayan yang dipusatkan di Kabupaten Gorontalo, suasana di berbagai sudut wilayah ini telah dipenuhi semangat dan kegembiraan. Langit yang cerah seolah turut meramaikan persiapan yang dilakukan pemerintah daerah, petani, nelayan, hingga berbagai elemen masyarakat yang bersatu padu memastikan ajang bergengsi ini berjalan sukses dan menjadi tonggak penting bagi kemajuan sektor pertanian dan kelautan tanah Limboto.
Jalan-jalan utama menuju lokasi pusat kegiatan mulai dihiasi spanduk dan baliho yang memuat pesan kebanggaan akan potensi lokal. Warga yang bertemu di pasar, pinggir jalan, maupun tempat kerja kerap membahas harapan besar: agar Penas ini menjadi pintu gerbang pengenalan hasil bumi dan laut Gorontalo sekaligus wadah nyata untuk meningkatkan kapasitas, produktivitas, inovasi, serta kesejahteraan para petani dan nelayan di seluruh Indonesia. Bagi mereka, ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan momen emas untuk menyatukan langkah pembangunan sektor strategis ini.
Di tengah riuh rendah persiapan dan keterlibatan luas masyarakat, dukungan tegas datang dari kalangan organisasi kemasyarakatan. Ketua Umum LSM GERHANA Propinsi Gorontalo Djaber Tangoi secara resmi menyampaikan apresiasi mendalam terhadap persiapan dan komitmen penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, pemilihan Kabupaten Gorontalo sebagai pusat pelaksanaan adalah langkah strategis yang tepat karena wilayah ini memiliki karakteristik pertanian dan perikanan yang beragam serta nilai ekonomi tinggi yang mendukung tujuan nasional tersebut.
Ketua Umum LSM GERHANA Propinsi Gorontalo Djaber Tangoi yang ditemui di lokasi persiapan menegaskan bahwa antusiasme yang terlihat sejak dini membuktikan keinginan kuat masyarakat untuk berkembang. “Kami melihat persiapan yang matang dan keterlibatan warga yang luar biasa. Ini menunjukkan kegiatan ini bukan milik pemerintah saja, melainkan milik semua lapisan masyarakat yang ingin berubah,” ujarnya. Apresiasi juga ditujukan pada upaya menjadikan Penas sebagai wadah diskusi, pertukaran ilmu, dan solusi nyata demi kemajuan kapasitas kerja dan inovasi di lapangan.
Pihak panitia pelaksana menyambut baik dukungan dari berbagai pihak, termasuk apresiasi yang disampaikan Ketua Umum LSM GERHANA Propinsi Gorontalo Djaber Tangoi. Mereka menegaskan dukungan organisasi kemasyarakatan sangat berharga karena membantu menjembatani tujuan kegiatan dengan kebutuhan riil masyarakat. Dengan waktu yang semakin mendekat, seluruh rangkaian acara mulai dipastikan berjalan sesuai rencana—mulai pameran, diskusi teknis, hingga pentas seni budaya—semuanya dirancang agar peserta pulang membawa pengetahuan baru yang bisa diterapkan langsung.
Hingga hari ketiga sebelum pembukaan, antusiasme masyarakat tidak surut, justru semakin menguat seiring selesainya persiapan fisik dan teknis. Harapan yang terbangun di hati setiap warga serta dukungan lembaga seperti yang dipimpin Ketua Umum LSM GERHANA Propinsi Gorontalo Djaber Tangoi menjadi modal kuat agar Penas Tani dan Nelayan tahun ini tidak hanya sukses terselenggara, tetapi benar-benar melahirkan langkah nyata untuk meningkatkan kapasitas, produktivitas, inovasi, serta kesejahteraan para petani dan nelayan di seluruh Indonesia, bermula dari Gorontalo.
(suprianto)


















