SUSUPONEWS – TOJO UNA-UNA, 29 AGUSTUS 2026 – Kabut ketidakjelasan menyelimuti pengelolaan keuangan di SDN Bongkakoy. Sejumlah keluhan memuncak, menuding lemahnya transparansi pengelolaan dana, hingga mendesak Inspektorat Kabupaten Tojo Una-Una segera turun melakukan pemeriksaan menyeluruh dan objektif.
Persoalan yang mengemuka bukan sepele: mulai dari tertutupnya akses terhadap administrasi keuangan, keraguan atas alokasi anggaran, hingga dugaan pengelolaan yang berjalan satu arah tanpa keterbukaan. Masyarakat dan warga sekolah bertanya-tanya: kemana sesungguhnya dana sekolah mengalir?
Seorang guru perempuan yang meminta identitasnya dilindungi dan cukup dikenal dengan inisial TN, menyuarakan kegelisahan yang selama ini dipendam.
“Kami tidak bermaksud menuduh siapa pun. Yang kami tuntut cuma satu: kejelasan dan keterbukaan. Setiap rupiah dana sekolah harus bisa dijelaskan asal-usul dan perginya secara terbuka,” tegas TN.
Keresahan merambat pula ke anggaran kegiatan keagamaan. Dana yang seharusnya sudah tersalurkan, hingga kini hak sejumlah guru yang terlibat belum kunjung diterima. Ketidakjelasan mekanismenya semakin menebalkan kecurigaan.
“Kalau ada aturan atau mekanisme khusus pembayarannya, jelaskan secara terbuka. Jangan biarkan kami menunggu tanpa kepastian, lalu tumbuh prasangka di mana-mana,” ujarnya tajam.
Desakan agar Inspektorat turun tangan kini becomes tuntutan yang tak bisa ditunda. Pemeriksaan diminta mencutati seluruh dokumen: buku kas, bukti pertanggungjawaban, rincian penggunaan anggaran, hingga alur pencairan dana yang selama ini tertutup rapat.
Salah satu pihak yang menyoroti persoalan ini menegaskan, pemeriksaan adalah jalan satu-satunya meluruskan fakta, bukan menghakimi.
“Kami tidak mau asusmsi, kami butuh bukti nyata. Kalau semuanya bersih dan sesuai aturan, tunjukkan buktinya agar keraguan hilang. Tapi kalau ada penyimpangan, harus berani ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya.
Hingga berita ini ditayangkan, upaya media untuk mengonfirmasi langsung kepada Kepala SDN Bongkakoy belum mendapatkan tanggapan. Pihak sekolah belum memberikan penjelasan resmi terkait seluruh dugaan dan keluhan yang berkembang di lingkungannya.
Redaksi tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan keseimbangan pemberitaan. Ruang hak jawab serta klarifikasi seluas-luasnya tetap dibuka bagi Kepala SDN Bongkakoy maupun pihak terkait lainnya untuk menyampaikan versi dan penjelasannya secara lengkap dan berimbang.
















