banner 728x250

Polsek Kota Timur Laksanakan Sholat Jumat Bersama di Masjid Al-Yakin, Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Cegah Perundungan

banner 120x600
banner 468x60

SUSUPONEWS — KOTA TIMUR – Jumat, 16 Oktober 2026 menjadi momen silaturahmi yang hangat antara kepolisian dan masyarakat di Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo. Jajaran personel Polsek Kota Timur melaksanakan Sholat Jumat berjamaah sekaligus mempererat kedekatan dengan warga setempat di Masjid Al-Yakin Ali Botu.

Kegiatan ini bukan sekadar ibadah semata, melainkan wujud nyata kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis dan akrab, kepolisian berupaya membangun kepercayaan serta sinergi yang kuat demi terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kanit Provost Aiptu Wahyu Gobel, Kanit Samapta Aiptu Hamdan Sako, serta Kanit Reskrim Bripka Erwinsyah Madiko. Kehadiran para pejabat fungsional Polsek Kota Timur ini menunjukkan komitmen bersama untuk terus merapatkan barisan dengan masyarakat.

Turut mendampingi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Moodu Aipda Herman Mile beserta seluruh anggota Polsek Kota Timur. Kehadiran Bhabinkamtibmas memiliki peran penting sebagai jembatan penghubung yang langsung bersentuhan dengan kondisi riil di lapangan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Aipda Wahyu Cahyono yang hadir mewakili Kanit Bimas Polsek Kota Timur. Ia memimpin rombongan dengan penuh kekeluargaan sejak kedatangan hingga pelaksanaan ibadah Sholat Jumat secara tertib dan khusyuk.

Usai pelaksanaan Sholat Jumat dan pembacaan doa bersama, Aipda Wahyu Cahyono menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat kepada seluruh jamaah yang hadir di Masjid Al-Yakin. Penyampaiannya dilakukan dengan bahasa yang santun, mudah dipahami, dan menyentuh hati.

Dalam penyampaian pesan Kamtibmasnya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan hidup bertetangga. Perbedaan pandangan dan latar belakang bukan alasan untuk terpecah belah, justru menjadi kekuatan jika dikelola dengan sikap saling menghargai.

Secara khusus, Aipda Wahyu Cahyono menyoroti isu yang belakangan ini semakin mendapat perhatian luas, yaitu kasus perundungan atau bullying. Ia menegaskan bahwa perundungan bukan sekadar urusan pribadi, melainkan masalah sosial yang berdampak buruk bagi masa depan generasi muda.

“Perundungan dapat merusak mental dan masa depan anak-anak kita. Jangan anggap remeh hal ini, karena dampaknya bisa sangat berbahaya,” tegas Aipda Wahyu Cahyono di hadapan jamaah Masjid Al-Yakin. Ia juga mengingatkan bahwa perbuatan tersebut dapat dikenakan sanksi hukum jika merugikan pihak lain.

Ia menghimbau agar para orang tua lebih peka terhadap perubahan perilaku anak-anak mereka di rumah. Komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak menjadi kunci utama untuk mendeteksi dini potensi terjadinya perundungan di lingkungan sekitar maupun di lingkungan sekolah.

Masyarakat juga diminta untuk tidak ragu melapor kepada pihak berwenang apabila mengetahui atau menyaksikan adanya kasus perundungan di lingkungannya. Kepolisian siap menerima laporan dan memberikan pendampingan agar persoalan dapat diselesaikan dengan tepat dan bijaksana.

Kegiatan ini berlangsung dalam suasana yang penuh keakraban  Jama’ah Masjid Al- Yakin  Kelurahan Moodu menyambut baik langkah yang diambil Polsek Kota Timur, berharap silaturahmi seperti ini dapat terus berjalan secara berkala demi keamanan dan kesejahteraan bersama.

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *