banner 728x250

Istri Menteri LHK RI Kunjungi TPS 3R Donggala Kota Gorontalo , Puji Peran Perempuan dan Inovasi Gerai Tukar Sampah

banner 120x600
banner 468x60

SUSUPONEWS.COM – Kota Gorontalo – ibu Alia Jumhur Hidayat, istri dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Jumhur Hidayat, melakukan kunjungan kerja ke TPS3R Donggala pada Rabu (14/10/2026). Dalam kesempatan itu, Alia didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo, Bambang Trihandoko, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) DLHK Provinsi Gorontalo, Linda B. Monoarfa, serta jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kota Gorontalo. Kedatangannya disambut hangat oleh pengurus KSM Setiatama serta warga setempat, dalam suasana yang penuh semangat kebersamaan.

Dalam pemaparannya, Ketua Pengelola TPS 3R KSM Setiatama, Rahmat Thalib, menjelaskan bahwa pengelolaan TPS3R di Donggala memiliki ciri khas yang luar biasa, yaitu peran sentral perempuan sebagai motor utama penggerak kegiatan. Tiga orang staf pengurus utama di lokasi ini adalah perempuan, dan mayoritas warga yang aktif menyetorkan sampah juga berasal dari kalangan ibu-ibu rumah tangga.

“Sampah yang dipilah tidak lagi sekadar dibuang, melainkan bernilai ekonomi langsung bagi warga,” ujar Rahmat Thalib.

Rahmat memaparkan inovasi Gerai Tukar Sampah. bahwa Melalui program ini, warga dapat menukarkan sampah yang telah dipilah dengan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan sembako lainnya di gerai khusus yang telah disiapkan.

Program ini juga dihadirkan sebagai solusi konkret untuk melengkapi pelaksanaan Peraturan Daerah di bidang persampahan. Selama ini, imbauan pemerintah seringkali belum berjalan maksimal tanpa adanya insentif yang dirasakan langsung oleh masyarakat. KSM Setiatama hadir memberikan alasan nyata yang menguntungkan bagi warga untuk mulai rutin memilah sampah sejak dari rumah masing-masing.

Prestasi lain yang turut disampaikan adalah keberhasilan Kelurahan Donggala yang terpilih sebagai salah satu dari 18 kelurahan/desa di Provinsi Gorontalo yang masuk dalam Program Kampung Iklim (ProKlim) binaan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Pengakuan ini menjadi bukti nyata bahwa upaya warga dalam menjaga lingkungan diakui secara nasional.

Mendengar berbagai capaikan dan kendala yang dihadapi di lapangan, Ibu Alia Jumhur Hidayat memberikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan inovasi yang dibangun oleh Rahmat Thalib bersama jajarannya dan masyarakat Donggala. Beliau menyebutkan bahwa pendekatan yang dilakukan sangat inspiratif dan layak untuk dikembangkan di daerah lain.

Terkait kendala yang ada, beliau berkomitmen untuk membantu pengadaan mesin pengepres sampah, mengingat saat ini pengepresan masih dilakukan secara manual sehingga kapasitas penanganan sampah belum maksimal. Dengan adanya mesin baru, diharapkan volume sampah yang dapat dikelola akan meningkat secara signifikan.

Selain itu, Ibu Alia juga merespons kondisi kendaraan operasional yang saat ini mengalami kerusakan. Beliau berjanji akan mengupayakan bantuan kendaraan operasional baru agar pengangkutan sampah dari titik-titik pengumpulan dapat berjalan lebih lancar dan efisien

Tak hanya sarana dan prasarana, dukungan juga akan diberikan dalam bentuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Beliau berencana menyelenggarakan pelatihan khusus pengelolaan sampah bagi para pengurus TPS3R, agar mereka memiliki pengetahuan yang lebih terstruktur untuk kemudian disosialisasikan kembali kepada masyarakat luas.

Kunjungan ini ditutup dengan diskusi hangat dan harapan bersama agar sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjalin. Semangat yang dibawa pulang bukan sekadar janji bantuan, melainkan keyakinan bahwa perubahan dimulai dari langkah kecil yang konsisten, dan peran perempuan di tengah masyarakat adalah kunci keberlanjutan lingkungan hidup yang lebih baik.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *