SUSUPONEWS.COM – MAKASSAR –Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, meraih penghargaan terbaik I kategori akses dan kualitas layanan kesehatan dalam ajang apresiasi pemerintah daerah berprestasi 2026 Batch II regional Sulawesi.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang digelar Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan detikcom di Hotel Claro Makassar, Jumat (18/09/2026). Penganugerahan ini menjadi bukti nyata komitmen dan kinerja Pemprov Gorontalo dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, terjangkau, dan merata.
Penilaian didasarkan pada sejumlah capaian unggulan, meliputi perluasan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional, ketersediaan fasilitas kesehatan berstandar, peningkatan sanitasi layak, hingga pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Ajang apresiasi pemerintah daerah berprestasi 2026 merupakan wujud pengakuan Kemendagri kepada pemerintah daerah yang berhasil mendorong inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain sektor kesehatan, ajang ini juga menilai tiga kategori lain, yaitu Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, Akses terhadap Layanan Pendidikan, serta Implementasi Program 3 Juta Rumah.
Di bawah kepemimpinan Gusnar Ismail, Gorontalo menampilkan deretan capaian istimewa yang mengantarkan pada kemenangan ini. Pertama, cakupan Jaminan Kesehatan Nasional mencapai 100,98 persen dengan tingkat keaktifan peserta 95,2 persen — angka tertinggi di seluruh Indonesia. Hal ini memastikan setiap warga Gorontalo terlindungi, cukup membawa KTP saat membutuhkan pelayanan.
Kedua, capaian pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis mencapai 50,3 persen, juga tertinggi secara nasional. Puskesmas di seluruh wilayah bergerak aktif menjemput pelayanan hingga ke dusun-dusun, sehingga tidak ada warga tertinggal dari pemantauan kesehatan.
Ketiga, Laboratorium Kesehatan Masyarakat Provinsi Gorontalo telah resmi beroperasi sejak 21 Januari 2026. Kini pemeriksaan sampel dapat dilakukan langsung di daerah, tanpa harus dikirim ke Makassar maupun Jakarta. Hasil lebih cepat, pelayanan lebih dekat, dan biaya lebih efisien.
Keempat, program unggulan seperti Bele Mo’osehati serta layanan dokter terbang terus menjangkau wilayah-wilayah terpencil di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo Utara, hingga Pohuwato. Inisiatif yang digagas Wakil Gubernur Idah Syahidah ini berjalan berkat kerja sama Ikatan Dokter Indonesia, BKKBN, dan Dinas Kesehatan Provinsi.
Menerima penghargaan tersebut, Gubernur Gusnar Ismail menyampaikan bahwa keberhasilan ini sepenuhnya milik seluruh masyarakat Gorontalo.
“Penghargaan Terbaik I Akses Kesehatan ini adalah milik rakyat Gorontalo. Tugas pemerintah adalah memastikan tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan hanya karena letaknya jauh atau tidak memiliki biaya,” ujar Gusnar di sela acara.
Ia menegaskan arah kebijakan ke depan: setiap puskesmas diharapkan memiliki paling sedikit tiga dokter, serta memenuhi standar ramah anak dan ramah disabilitas. “Kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo menyampaikan, penguatan layanan akan dilanjutkan melalui digitalisasi rekam medis dan penerapan sistem telemedicine, khususnya untuk daerah kepulauan yang sulit dijangkau.
Dengan diraihnya penghargaan ini, Gorontalo semakin mantap melangkah mewujudkan visi Gorontalo Maju, Sehat, dan Sejahtera di bawah kepemimpinan Gusnar Ismail dan Idah Syahidah. Capaian ini bukan akhir, melainkan dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih baik lagi bagi seluruh masyarakat.

















